Fiber Optik Mitos vs Fakta : Apakah Internet Bisa Terganggu Hujan Deras Seperti Sinyal Radio?

Published by admin Monday, 22 December 2025
Mitos Vs fakta Fiber Optik

Pernahkah Anda merasa internet di rumah tiba-tiba melambat atau putus total saat hujan deras turun?

Banyak dari kita langsung berasumsi, “Ah, pasti sinyalnya kena hujan nih, kayak parabola TV dulu.”

Anggapan ini sangat wajar, karena kita terbiasa dengan teknologi nirkabel (seperti sinyal HP atau radio) yang memang bisa terganggu oleh cuaca buruk. Tapi, apakah hal yang sama berlaku untuk teknologi Fiber Optik?

Jawabannya mungkin akan mengejutkan Anda. Mari kita bedah mitos dan faktanya.

Fakta: Air Hujan Tidak Bisa “Menyentuh” Sinyal Fiber Optik

Berbeda dengan sinyal radio yang merambat di udara terbuka, Sinyal internet pada kabel fiber optik merambat di dalam inti kaca (core) yang sangat tipis.

Yang dikirimkan pun bukan gelombang listrik atau radio, melainkan Cahaya.

Secara fisika, cahaya yang terkurung di dalam kabel kaca yang tertutup rapat sama sekali tidak bisa dipengaruhi oleh air hujan, petir, atau angin kencang. Selama kabelnya tidak putus, sinyal cahaya akan terus melaju mulus tanpa peduli di luar sedang badai atau panas terik.

Jadi, secara teknis: Hujan tidak bisa membuat sinyal fiber optik menjadi lemot.

Lalu, Kenapa Internet Sering Mati Saat Hujan?

Jika teknologinya anti-hujan, kenapa koneksi kita tetap bermasalah?. Biasanya, penyebabnya adalah faktor eksternal (infrastruktur pendukung), bukan kabel fiber optiknya itu sendiri:

  1. Listrik Padam di Sisi Server/ODC: Seringkali, hujan deras disertai petir menyebabkan listrik PLN padam di area tertentu. Jika perangkat server (OLT) atau hub distribusi milik provider (ISP) di wilayah Anda ikut mati lampu dan baterai cadangannya (UPS) habis, maka internet Anda otomatis putus.
  2. Kabel Tertimpa Pohon: Ini penyebab fisik paling umum. Angin kencang saat hujan bisa menjatuhkan dahan pohon yang kemudian menimpa kabel fiber optik di tiang hingga putus atau tertekuk tajam (bending). Jika kabel tertekuk ekstrem, cahaya di dalamnya tidak bisa lewat.
  3. Kualitas Sambungan (Box ODP) yang Buruk: Jika teknisi pemasangan kurang rapi menutup kotak sambungan di tiang listrik (ODP), Air hujan bisa merembes masuk. Air ini tidak mengganggu kaca, tapi bisa membuat karatan/korslet pada konektor atau sambungan yang tidak terlindungi dengan baik.

Solusi: Investasi pada Kualitas Infrastruktur

Bagi penyedia layanan internet (ISP), menjaga keandalan saat cuaca buruk adalah kunci kepuasan pelanggan.

Penggunaan kabel fiber optik berkualitas rendah yang jaket pelindungnya mudah getas (retak). Itu dikarenakan panas matahari akan menjadi celah bagi air hujan untuk masuk di kemudian hari.

Di Falcom Technology, kami menyediakan solusi kabel fiber optik (seperti Dropcore dan ADSS). dengan material jaket pelindung standar industri yang tahan cuaca ekstrem. Ini meminimalisir risiko gangguan fisik saat badai, memastikan pelanggan Anda tetap online meski hujan deras melanda.

Kesimpulan: Jangan salahkan hujannya, Sinyal fiber optik itu tangguh. Yang perlu diperkuat adalah infrastruktur dan kualitas perangkat pendukungnya.

Share: